Sabtu, 04 Maret 2023

Cerita perjalanan outing class ke batu malang 2023

 Halloo, aku si penulis. Disini saya bakalan menceritakan pengalaman saya selama outing class ke batu Malang kemarin pada 19 februari 2023-22 Februari 2023.


Pada tanggal 19 februari 2023 malam jam 7, spensa angkatan 71 berkumpul di lapangan spensa untuk berdoa bersama sebelum berangkat. Lalu akhirnya pada jam 8 kami pun berangkat naik bis. Perjalanan malam nya sangat amat berisik dikarenakan suaranya deca itu banyak omong banget, jadi gabisa tidur, jadi full ngeliat pemandangan sama makan cemilan aja sih. Nah pas di tol itu ngeliat ada bangunan yg kebakaran sekitar jam 12 an, apinya gede bgt. 


20- February - 2023

Sekitar jam 4 an sampai di Brawijaya, trs pada ganti outfit kece. Abis tu jam 6 an makan pagi, rate lauknya di Brawijaya 6.5/10 Mayan lah, hambar but oke lur. 


Destinasi pertama yang dituju yaitu san tera de la Ponte. Disitu banyak banget bunga, bunga nya keren keren, emak emak friendly sih, pasti langsung terpikat dengan bunga bunga yang sangat indah. Di san tera saya nyoba rumah hantunya, rate nya 7/10 tidak mengerikan, aroma menyan kurang menyengat, lalu jumpscare nya b ajah, Mayan juga si udah bayar 25. Habis itu mau beli minuman tp kok mahal bgt yh, akhirnya keluar dri san tera deh cari minuman yg lebih murah trs istirahat di bis.


Lalu kami makan siang di local restaurant makanannya sama kaya yg di Brawijaya, ratingnya juga sama.


Destinasi kedua yaitu ke ECO Green Park, aseli ini tempat luas bgt, binatang binatangnya juga banyak lagi, tp pas bagian spesies sprti ayam/burung itu sangat amat bau kotoran. Di ECO Green Park saya juga Nemu masbro (capybara) lucu banget banget banget, sangat tampan dan pemberani, disitu juga ada kuda, ada alpaca, dan masih banyak lagi yh. Balik dri ECO Green Park kaki full lecet tp gapapa.


Habis itu cek in deh di hotel Wonderland, saya dan teman teman ngeskip makan malam. Saya dan teman teman membeli mie gacoan dan minuman separuh hati, itu mie gacoan nya pedes bgt aseli, untung minumnya coklat, jadi ga terlalu pedes. Saya juga keliling di tempat perbelanjaannya hotel Wonderland ini, bagus cuy isinya ada makanan sm baju, apalagi jg jualan skincare, keren sih. Saya disitu beli pie apel, brownies apel, sama macaron (macaron nya sgt b aja agak mahal tp oke). Makanan yg kubeli disitu Mayan jg lah ya rasanya, walau tak seindah ekspektasi. Pas malam di hotel tuh temen kamar lain iseng banget ada yg telpon lah ada yg ngetik ngetok pintu, sgt amat mengganggu BANGET, untung aja bisa tidur. Habis itu jam 4 bangun pada mandi smw lalu siap siap dan makan pagi di hotel Wonderland, ini lauk di Wonderland ini enak lur 10/10 sangat enak.


21-february-2023


Sekarang udah day 2 outing class

Destinasi pertama di day 2 yaitu ke Jatim park 1

Tempatnya asik banget, banyak wahana ku coba seperti sky ride, roller coaster, gempa gempa an itu, sama rumah hantu dan beberapa wahana yg tdk kuingat. Si Jatim park juga ada tempat perbelanjaan nya, disitu aku ga beli apa apa walau sebenernya KEPENGEN BGT BELI FIGURE ANIME tp Eman duit akhirnya gajadi beli. Rate rumah hantu di Jatim park 10/10 itu ngeri pisan, bau menyan nya sangat menyengat, untung dijagain temen cowo dibelakang, jadi ga takut takut bgt.


Lalu kami makan siang kembali di Brawijaya tercinta dengan tempat perbelanjaan yang mehong tdk rikumindid.


Jam set 3 sore kami menuju ke destinasi kedua yaitu museum angkut. 

Honestly itu tempat keren banget, banyak mobil mobil kece yang antik, terus nuansa destinasi nya yang mix Europe gitu. Apalagi pas sampai di Broadway itu tempat pertunjukan mobil racing, gilaaa keren banget slur, mana mas masnya cakep, acikiwirrr. Disitu full foto foto, plus joget bersama bapak bapak sebagai instruktur senam(joget). Keasikan joget sampai sampai diwa suruh pulang ke bis huhuhu, padahal lagi asik asiknyaa, akhirnya balik ke bis buru buru ga sempet foto ditempat bir itu, padahal tempatnya keren bgtt.


Habis itu makan malam di local resto buah tangan klo tdk salah, disitu aku ga makan, males. Akhirnya beli Sempol disitu enak bgt. Di perbelanjaan buah tangan aku membeli coklat aja sih mau nyoba aja, rasanya lumayan lah.


Laluuuu destinasi terakhir kita semua adalah BNS (Batu Night Spectacular)

Disitu isinya jamet jamet yg sedang mencari jodoh lgi. wahana nya tidak menarik because it's raining, sangat membuat malas. Akhirnya langsung skip ke perbelanjaannya, lalu ketemu lagi sama action figure animekk OMG ada husbu aku. Habis itu keluar deh dri bns beli cilok isi daging yg dicari cari dagingnya tdk nampak dan tdk terasa. Lalu nunggu di bus sampe akhirnya jam setengah 10 pulangg horeee.


Pas perjalanan pulang langsung tidur pulas soalnya cape bgttt, plus deca tdk berbicara banyak dan berisik karna kaki dia cidera lalu duduk paling belakang sendiri.


22-february-2023

Jam 4 bus kami sudah sampai di spensa, saya dijemput lalu sampai rumah cuci kaki basuh muka lalu tidur lagi karena capek.


Sekian cerita outing class saya dari tanggal 19 feb 2023 sampai 22 feb 2023. Bila ada kata yang tidak jelas maknanya atau ada kata yang kurang sopan mohon maaf ya! Terimakasih sudah membaca blog saya yang berjudul "perjalanan outing class ke Batu Malang"


Jumat, 23 September 2022

Cerpen tentang gerhana matahari

     Tugas agama, membuat         cerpen tentang sholat              gerhana matahari


"diperkirakan satu minggu akan ada gerhana matahari, dan gerhana matahari itu hanya terlihat dibeberapa provinsi di Indonesia."  

Vino sangat gembira mendengar berita itu. Ia sangat tidak sabar menunggu 1 Minggu lagi untuk melihat gerhana bulan. 


Hari demi hari berlalu, akhirnya hari yang dinanti nanti oleh vino pun datang. Ia sangat senang melihat gerhana matahari itu, ketika sedang melihat gerhana matahari, vino diajak oleh Aska untuk sholat gerhana, 

"Hey vino! Yukk ikut aku ke masjid untuk sholat gerhana," ucap aska

Vino pun menjawab "hah? Untuk apa itu sholat gerhana?"


Aska terheran heran dengan pertanyaan temannya itu, "ah vino masa tidak tau sih? Jadi pas fenomena gerhana terjadi, kita bisa ngelihat betapa Maha Kuasanya Allah Subhanahu wata'ala, yang mampu menggerakkan tata surya hingga terjadi gerhana bulan atau gerhana matahari. Gitu," ucap aska 


"Ohhh seperti itu, eh, tapi aku tidak tahu tata caranya sholat gerhana, bisakah kamu mengajariku?"

Aska pun membantu vino dengan menjelaskan tata cara sholat gerhana

" Ini ya, vino. Pertama kamu harus membaca niat sholat gerhana yaitu=


أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى

 Ushalli sunnatan-likhusuufi-syamsi imaaman/makmuman lillali ta'ala


Kedua, Takbiratul Ihram dan membaca doa iftitah yang dilanjutkan Al-Fatihah dan surat lain dengan ayat yang panjang dan suara yang keras

Ketiga, Ruku sambil memanjangkan bacaannya

Keempat, itidal

kelima, Tidak langsung sujud tapi kembali membaca Al-Fatihah dan surat dengan ayat yang lebih pendek

Ketujuh, kembali ruku yang bacaannya tidak sepanjang yang pertama

Kedelapan, Itidal

Kesembilan, Sujud yang lamanya seperti ruku dilanjutkan duduk di antara dua sujud serta sujud kembali

Kesepuluh, Bangkit dari sujud dan mengerjakan rakaat kedua dengan bacaan dan gerakan seperti sebelumnya namun lebih singkat

Dan diakhiri oleh salam.

Mudah kan, vino?"


"Wahh, terimakasih atas penjelasannya Aska! Aku jadi tahu tata cara tentang sholat gerhana. Ayo tunggu apalagi, mari kita ke masjid!" Ucap vino dengan riang


Akhirnya vino dan Aska bersama sama ke masjid untuk melaksanakan sholat gerhana. Dengan mendengarkan penjelasan dari Aska tentang sholat gerhana, vino menjadi lebih benghargai ciptaan Allah dan bersyukur dengan cara sholat gerhana.

Senin, 30 Mei 2022

Pengalaman Membuka Website Kemdikbud

 Hari ini, kami kelas 7G  sedang mengakses website " http://belajar.kemdikbud.go.id " disana kami belajar banyak, dari melihat sistem tata surya dan lain lain.

didalam website itu terdapat banyak fasillitas yaitu:  sumber belajar, kelas maya, bank soal, dan laboratorium maya. serta terdapat fitur pendukung yaitu: peta busaya, buku sekolah elektronik, wahana jelajah angkasa, karya bahasa dan sastra, pengembangan keprofesian berkelanjutan, blog pena, edugame, dan augmented reality.

saat mengakses website " http://belajar.kemdikbud.go.id" saya mengeclick  "wahana jelajah luar angkasa" disitu saya bisa melihat sistem tata surya, rasi bintang, planet, pulau pulau di bumi, denah rumah, dan masih banyak lagi.





Minggu, 29 Mei 2022

Kondisi Bumi

 


TRIBUNNEWS.COM - Berikut penjelasan lengkap mengenai kondisi bumi, bentuk, rotasi, dan revolusi bumi.

Dahulu orang beranggapan bumi adalah pusat alam semesta.

Selain itu, mereka juga meyakini matahari bergerak mengelilingi bumi.

Namun, keyakinan itu tumbang ketika tahun 1543, Nicholas Copernicus mempublikasikan bulan bergerak mengelilingi bumi, sedangkan bumi dan planet-planet lainnya bergerak mengelilingi matahari.

Selama bertahun-tahun, para pelaut mengamati hal yang pertama kali

 mereka lihat di laut adalah puncak kapal.


Hal ini menunjukkan bumi berbentuk bulat.

Begitu pula pada 1522, Magelhaen telah membuktikan bumi berbentuk bulat.

Saat itu, ia mengadakan pelayaran dengan arah lurus, kemudian ia berhasil kembali ke tempat awal dirinya berlayar.

Di sisi lain, astronot telah melihat secara jelas bentuk bumi.

Astronot dari atas melihat bahwa terdapat sedikit tonjolan di khatulistiwa dan terdapat bagian bumi yang rata di bagian kutubnya.

Hal ini menunjukkan bentuk bumi tidak benar-benar bulat, tetapi sedikit lonjong.

Bumi berdiameter sekitar 12.742 km.

Bentuk Bumi (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)

2. Rotasi bumi

Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya.

Sedangkan, kala rotasi bumi adalah waktu yang diperlukan bumi untuk sekali berputar pada porosnya, yaitu 23 jam 56 menit.

Bumi berotasi dari barat ke timur.

Aktivitas yang telah dilakukan oleh manusia adalah salah satu akibat dari rotasi bumi, yaitu terjadinya siang dan malam.

Adapun akibat lain dari rotasi bumi adalah sebagai berikut:

a. Gerak semu harian matahari.

b. Perbedaan waktu.

c. Pembelokan arah angin.


d. Pembelokan arah arus laut.

Ilustrasi Rotasi Bumi (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)

3. Revolusi bumi

Revolusi bumi adalah perputaran (peredaran) bumi mengelilingi matahari.

Kala revolusi bumi adalah waktu yang diperlukan oleh bumi untuk sekali berputar mengelilingi matahari, yaitu 365,25 hari atau 1 tahun.

Bumi berevolusi dengan arah yang berlawanan dengan arah perputaran jarum jam.

Akibat dari revolusi bumi yaitu sebagai berikut:

a. Terjadinya gerak semu tahunan matahari.

b. Perbedaan lamanya siang dan malam.

c. Pergantian musim.

Sumber:https://www.tribunnews.com/pendidikan/2021/12/29/mengenal-kondisi-bumi-bentuk-rotasi-hingga-revolusi-bumi



Galaksi Bimasakti

 Galaksi Bimasakti: Pengertian dan Ciri-Cirinya

Galaksi Bimasakti adalah salah satu galaksi yang berada di alam semesta. Foto: Unsplash.com

Galaksi Bimasakti atau galaksi Milky Way adalah salah satu galaksi yang berada di alam semesta. Galaksi ini merupakan tempat tata surya berada.

Seperti dengan galaksi lainnya, di dalam galaksi Bimasakti terdapat benda-benda langit, seperti planet, komet, bintang, dan sebagainya.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai galaksi ini, simak pembahasan mengenai galaksi Bima Sakti berikut ini.

Pengertian Galaksi

Menurut Kamarul Azmi Jasmi dalam bukunya yang berjudul Alquran dan Geografi, pengertian dari galaksi adalah kumpulan bintang yang terdapat dalam alam semesta. Galaksi dikekalkan bersama oleh satu tarikan gravitasi dan komponen galaksi mengorbit satu pusat.

Bumi, yakni tempat tinggal manusia hanyalah sebuah benda kecil di alam semesta yang disebut planet bergerak mengelilingi matahari. Sementara itu, matahari adalah hanya sebuah bintang dalam gugusan jutaan bintang yang disebut galaksi.

Matahari dan bumi merupakan bagian dari galaksi Bimasakti (Milky Way). Sementara itu, galaksi Bimasakti pun ternyata hanya sebuah galaksi dari jutaan galaksi yang ada di alam semesta ini.

Pengertian Galaksi Bimasakti

Galaksi Bimasakti disebut sebagai galaksi Milky Way karena menyerupai susu. Foto: Wikipedia Commons

Dikutip dari buku Fakta Paling Top: Alam Semesta yang ditulis oleh Brian William, galaksi Bimasakti adalah galaksi spiral dan matahari adalah salah satu bintang di antara jutaan bintang di salah satu lengannya, yang dikenal sebagai lengan Orion.

Galaksi Bimasakti adalah galaksi berbentuk lensa cembung. Matahari sebagai pusat tata surya memiliki jarak sekitar 30.000 tahun cahaya untuk menuju pusat galaksi Bimasakti.

Galaksi Bimasakti sering juga disebut dengan galaksi Milky Way. Kata milky way sendiri berasal dari bahasa Latin, yakni via lactea dengan kata dasar lactea yang berarti susu.

Bimasakti disebut sebagai galaksi Milky Way karena visual dari galaksi ini terlihat seperti susu yang berbentuk cakram lonjong. Dalam bahasa Indonesia, galaksi ini disebut sebagai galaksi Bimasakti.

Menurut sejarah, penamaan galaksi Bimasakti diambil saat presiden Soekarno melihat foto atau citra galaksi ini yang diberikan oleh salah seorang astronom Indonesia.

Saat ini, Soekarno melihat ada suatu bagian gelap di antara galaksi tersebut yang mengingatkannya terhadap tokoh wayang Bima yang sedang bertarung dengan naga.


Ciri-Ciri Galaksi Bimasakti

Salah satu ciri galaksi Bimasakti adalah memiliki satelit bernama Awan Magellan Besar. Foto: Wikipedia Commons.

Galaksi Bimasakti memiliki sejumlah karakteristik atau ciri-ciri yang membedakan galaksi ini dengan galaksi lainnya. Berikut ciri-ciri galaksi Bimasakti:

Bentuk galaksi Bimasakti seperti dua buah piring cekung dengan bagian tengah tebal dan semakin ke tepi semakin pipih.

Galaksi Bimasakti merupakan jenis galaksi spiral.

Memiliki satelit galaksi, yaitu Awan Magellan Besar yang berjarak 160.000 tahun cahaya.

Galaksi Bimasakti merupakan anggota sebuah gugus galaksi yang disebut Grup Lokal, yang terdiri atas sekitar 54 galaksi lainnya.

Memiliki sistem yang disebut dengan tata surya.

Garis tengah atau diameter galaksi berkisar 100.000 tahun cahaya.

Pusat dari galaksi memiliki diameter 3,26 tahun cahaya.

Sumber:https://kumparan.com/kabar-harian/galaksi-bimasakti-pengertian-dan-ciri-cirinya-1x1yyB9yOj1



Senin, 23 Mei 2022

Komet Halley

 Pengertian Komet, Ciri-Ciri, Bagian, dan Jenis-jenisnya yang Perlu Diketahui

Ilustrasi komet. | KID CANDY dari Pexels

Komet adalah satu di antara benda langit yang ditutupi kabut tipis panjang dan sering disebut bintang berekor. Kendati demikian, komet bukan bintang.

Komet terdiri dari kumpulan debu dan yang membeku saat berada jauh dari matahari. Bila komet mulai mendekati matahari, partikel-partikel ini akan menguap sehingga membentuk kepala dan ekor komet.

Garis edar komet tidak seperti orbit planet atau satelit. Beberapa komet memiliki orbit berbentuk elips, tetapi kebanyakan komet mempunyai orbit berbentuk parabola.


Komet tersebut dapat dilihat saat keberadaannya masih jauh dari matahari. Jadi, sesekali komet juga melintas di sekitar Bumi sehingga keberadaannya bisa dilihat manusia dalam kurun waktu tertentu.

Nah, untuk memahami lebih dalam tentang komet kamu bica membaca ciri-ciri, bagian hingga jenis-jenisnya.

Ilustrasi komet

Ilustrasi komet. | Frank Cone dari Pexel

- Garis tengah inti komet (nukleus) kira-kira hanya sekitar 8-25 km, sangat kecil dibandingkan dengan koma. Garis tengah koma bisa mencapai dengan 60.000 km dan penjang ekor koet bisa mencapai 80 juta km

- Koma dan ekor komet membalikan cahaya matahari dan bisa dilihat dari bumi bila komet itu cukup dekat. Ekor komet berbeda-beda bentuk dan ukurannya. Jika makin dekat komet tersebut dengan matahari maka makin panjanglah ekornya, dan ada pula komet yang tidak bereko

- Komet bergerak mengelilingi matahari berkali-kali, tetapi peredarannya memakan waktu yang lam

- Komet ini dibedakan menurut rentangan waktu orbitnya. Rentangan waktu pendek ialah kurang dari 200 tahun dan rentangan waktu yang panjang, yaitu lebih dari 200 tahun. Secara umumnya bentuk orbit komet yaitu elips.a.r..st

Bagian-Bagian Komet


komet Neowise atau C / 2020 F3 terlihat di Turet, Belarus, 110 kilometer (69 mil) barat ibu kota Minsk, Selasa (14/7/2020) pagi. Bulan ini, komet Neowise melintasi tata surya bagian dalam untuk pertama kalinya dalam 6.800 tahun. (AP Photo/Sergei Grits)

Inti

Bagian inti ini merupakan bagian yang paling padat. Diamater dari inti ini mencapai beberapa kilometer, berbeda-beda antara satu komet dengan lainnya. Inti komet ini terbentuk dari penguapan bahan-bahan es yang sangat mudah menguap menjadi gas-gas yang terlihat berpijar.

Koma

Koma merupakan daerah yang penuh kabut atau daerah yang mirip dengan tabir yang menyelimuti inti komet. Daerah ini sebagai daerah yang pekat karena terkena uap dari inti komet yang makin mengepul apabila dekat dengan matahari.

Hidrogen

Terdapat lapisan hidrogen pada bagian komet. Lapisan hidrogen inilah yang mengelilingi koma. Jadi, lapisan ini tak bisa terlihat mata manusia. Awan pada lapisan ini sangat tebal dan diameternya mencapai 20 juta km.

Ekor

Ekor komet memang bentuknya panjang. Ekor komet terbuat dari gas bercahaya yang muncul ketika komet mendekati matahari. Ekor ini terbentuk ketika terbakar matahari. Ukuran ekor komet bisa mencapai sepuluh km.

Jenis-Jenis Komet

Ilustrasi komet. | Neale LaSalle dari Pexels

Komet Berekor Panjang

Jenis komet yang pertama adalah komet berekor panjang. Maksudnya, komet berekor panjang merupakan komet yang memiliki garis lintasan sangat jauh melalui daerah-daerah yang sangat dingin di luar angkasa.

Dengan melewati banyak daerah yang dingin, komet ini memiliki banyak kesempatan untuk menyerap gas-gas yang ada di sekitarnya. Ketika mendekati matahari, komet jenis ini akan cenderung melepaskan gas sehingga akan membentuk koma serta ekor komet yang ukurannya sangat panjang.

Komet Berekor Pendek

Jenis komet yang kedua adalah komet berekor pendek. Komet ini memiliki garis lintas yang sangat pendek sehingga kesempatan untuk menyerap gas di sekitar hanya sedikit. Dengan demikian, ekor yang terbentuk pada komet pun tidak terlalu panjang.

Beberapa komet yang pernah terlihat antara lain:

1. Komet Halley, merupakan komet yang paling terkenal. Komet ini melintas dekat Bumi secara periodik, yakni terlihat pada setiap 75-76 tahun sekali. Diantaranya pernah terlihat pada 1986.

2. Komet De Kock- Paraskevopoulos, terlihat tahun 1941.

3. Komet Hale Bopp, terlihat tahun 1997.

4. Komet Ikeya Seki, terlihat pada 1965.

5. Komet West, terlihat pada 1976.

6. Komet McNaught, terlihat tahun 2007.

7. Komet Eclipse, terlihat pada tahun 1948

8. Komet Kohoutek, terlihat pada 1973.

9. Komet Bennet, terlihat tahun 1970.

10. Komet Lovejoy C/2011 W3, terlihat pada 2011.

11. Komet Mellish, terlihat tahun 1917.

Sumber:https://www.bola.com/ragam/read/4449482/pengertian-komet-ciri-ciri-bagian-dan-jenis-jenisnya-yang-perlu-diketahui





Meteoroid

 Apa itu Meteor? Berikut ini Pengertian Meteor, Proses Terjadinya Hujan Meteor, dan Jenis-jenisnya


TRIBUNNEWS.COM - Setiap tahun terjadi hujan meteor di wilayah-wilayah tertentu di Bumi.

Meteor merupakan benda langit yang bergerak di ruang angkasa.

Beberapa jenis meteor dapat diamati dari Bumi tanpa bantuan alat optik.

Untuk melihat meteor secara langsung, langit harus berada dalam keadaan cerah dan tidak berawan.

Pengertian Meteor

Dikutip dari laman LAPAN, meteor dapat didefinisikan sebagai penampakan jalur jatuhnya serpihan benda luar angkasa yang dinamakan meteoroid ke atmosfer bumi, biasanya disebut bintang jatuh.

Penampakan tersebut disebabkan oleh panas yang dihasilkan oleh tekanan ram (bukan oleh gesekan, sebagaimana anggapan umum sebelum ini) pada saat meteoroid memasuki atmosfer.

Meteor yang sangat terang, lebih terang daripada penampakan Planet Venus, dapat disebut sebagai Bolide atau bola api (fireball).

Ukuran meteor umumnya hanya sebesar sebutir pasir dan hampir semuanya hancur sebelum mencapai permukaan Bumi.

Serpihan yang mencapai permukaan Bumi disebut meteorit.

Hujan meteor umumnya terjadi ketika Bumi melintasi dekat orbit sebuah komet dan melalui serpihannya.

Jika meteoroid tidak dapat habis terbakar dalam perjalananya di atmosfer dan mencapai permukaan Bumi, benda yang dihasilkan disebut meteorit atau batu meteor.

Meteor yang menabrak Bumi atau objek lain dapat membentuk kawah meteor atau impact crater.

Sedangkan hujan meteor adalah meteor yang jatuh dan melewati permukaan bumi dalam jumlah yang banyak, sehingga dari permukaan Bumi akan dilihat oleh manusia seolah seperti hujan yang turun.

Hujan meteor secara singkat dapat terjadi karena meteoroid memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi.

Penyebab Terjadinya Hujan Meteor



1. Bertemunya lintasan atau orbit komet dengan orbit Bumi.

Pertemuan ini dapat terjadi karena orbit keduanya yang berbentuk elips dan memungkinkan adanya pertemuan waktu antara orbit Bumi dan komet pada saat melintas dekat Bumi.

2. Saat komet melewati bagian dalam tata surya, cahaya dan panas dari matahari menyebabkan permukaannya melontarkan gas dan debu.

3. Pada saat komet melintas dekat Bumi, muncul sebuah energi yang dapat menimbulkan tekanan.

Selain itu, ketika komet melintas dapat menyebabkan jumlah meteor yang masuk ke dalam Bumi meningkat drastis.

4. Peningkatan drastis inilah yang mengakibatkan meteor kehilangan daya untuk dapat mempertahankan posisinya agar tetap berada di orbitnya.

Sehingga, menimbulkan hujan meteor di sebagian wilayah Bumi.

Proses Terjadinya Hujan Meteor


1. Hujan Meteor terjadi ketika Bumi melewati puing-puing dari komet.

Bumi mengalami revolusi atau pergerakan mengelilingi Matahari.

Saat Bumi melewati garis puing-puing yang tersisa dari komet yang telah mengalami kehancuran, maka hujan meteor dapat terjadi.

2. Orbit Bumi yang bersinggungan dengan orbit komet.

Orbit komet berbentuk lebih lonjong daripada orbit Bumi.

Beberapa komet mempunyai orbit yang bersinggungan dengan orbit Bumi. Kemudian, kondisi ini menyebabkan terjadinya hujan meteor.

3. Komet yang terlihat mempunyai ekor karena melewati matahari.

Mengapa komet mempunyai ekor?

Sebenarnya inti dari komet adalah partikel debu padat, sehingga ketika melewati matahari akan menjadi panas dan lambat laun menjadi hancur serta menghasilkan ekor.

Ekor tersebut tampak memanjang dari Bumi.

4. Puing-puing dari inti komet yang hancur ketika melintasi orbit Bumi akan terlihat seperti hujan.

Komet yang melintasi matahari dan bergerak cepat diikuti oleh serpihan berbatu yang didominasi oleh partikel berukuran seperti pasir.

Serpihan inilah yang terbakar ketika sampai di atmosfer Bumi. Ketika terbakar, si sekitar serpihan akan menghasilkan cahaya yang tampak dari Bumi menyerupai hujan.

Jenis-jenis Hujan Meteor


Hujan Meteor Perseid (Ryan Hallock via MGN)

1. Perseid

Titik radian Perseid terletak di konstelasi Perseus, maka dinamakan Perseid.

Meteor yang jatuh diperkirakan memiliki kecepatan sekitar 60 km/jam.

Meteor Perseid memiliki kilatan yang terang dan ekor cahaya yang panjang.

Hujan meteor Perseid berasal dari serpihan debu ekor komet Swift Tuttle atau 109P/Swfit Tuttle yang mengelilingi matahari setiap 133 taun sekali.

Hujan meteor ini biasanya akan terlihat di wilayah Bumi pada belahan bagian utara di malam musim panas.

2. Lyrid

Titik radian Lyrid terletak di konstelasi Lyra.

Hujan meteor Lyrid berasal dari sisa debu ekor komet Comet C/1961 G1 Tharcher yang memiliki kemiringan orbit hampir 80 derajat dengan bidang sistem tata surya.

Hujan meteor ini sudah ada dan teramati sejak 2600 tahun yang lalu sehingga meteor ini merupakan hujan meteor yang paling lama keberadaannya dibandingkan dengan hujan meteor yang lain.

3. Geminid

Hujan meteor Geminid berasal dari asteroid keluarga Palladian yang bernama 3200 Phaeton dan muncul dari titik radian yang terletak di konstelasi Gemini.

Hujan meteor Geminid biasanya akan terjadi antara tanggal 4 hingga 17 Desember setiap tahunnya dengan fase bulan benjol awal berumur sepuluh hari, sehingga akan memengaruhi intensitas hujan meteor maksimum.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

sumber:https://m.tribunnews.com/amp/pendidikan/2021/12/11/apa-itu-meteor-berikut-ini-pengertian-meteor-proses-terjadinya-hujan-meteor-dan-jenis-jenisnya?page=all



Minggu, 22 Mei 2022

Asteroid

 Pengertian Asteroid Adalah : Definisi Asteroid, Sejarah Terbentuknya Asteroid, Ciri-Ciri dan Contoh Asteroid

Apa itu asteroid? Darimana asal asteroid? Asteroid adalah benda langit berukuran lebih kecil daripada planet, namun lebih besar dari meteoroid, umumnya terdapat di bagian dalam Tata Surya. Asteroid disebut juga sebagai planet minor atau planetoid.

Berbeda dengan komet asteroid tidak memiliki ekor, dan unsur pembentuknya juga benda pada seperti bebatuan dan logam, sedangkan komet terbentuk dari unsur es dan gas.

Terdapat jutaan asteroid di dalam sistem tata surya dan diperkirakan asteroid adalah sisa-sisa dari planet yang hancur. Sebagian besar asteroid yang telah teridentifikasi mengorbit sabuk asteroid diantara Planet Mars dan Jupiter.


Sejarah dan Teori Terbentuknya Asteroid

Asteroid pertama oleh Giuseppe Piazzi ditahun 1801, dan diberi nama Ceres. Pada mulanya Ceres dianggap sebagai planet, akan tetapi setelah ditemukan banyak objek serupa maka Ceres tidak dikategorikan sebagai planet, melainkan asteroid.

Dari segi etimologi kata, “Asteroid” berasal dari bahasa Yunani, yang artinya “seperti bintang”. Kata tersebut pertama kali diperkenalkan oleh Sir William Herschel.

Hingga saat ini, para ilmuan setidaknya sudah mengidentifikasi lebih dari 600.000 asteroid. Asteroid juga dianggap memegang peran penting dalam pembentukan bumi sehingga menjadi seperti saat ini. Misalnya teori yang mengatakan musnahnya 2/3 spesies hewan yang hidup pada masa dinosaurus karena bumi ditabrak oleh asteroid.

Asteroid dipercaya sebagai sisa sisa dari pembentukan tata surya sekitar 4,6 milyar tahun yang lalu, yaitu dari debu dan es yang membeku menjadi batu karena suhunya yang sangat dingin.

Sabuk Asteroid

Sabuk asteroid adalah bagian tata surya yang terletak diantara orbit planet Mars dan Jupiter. Pada tahun 1800-an, para ilmuwan heran dengan jarak antara Mars dengan Jupiter yang terlalu jauh. Mereka memperkirakan ada planet lain yang belum dikenali pada daerah tersebut.

Seiring dengan kemajuan teknologi, akhirnya dibuktikan jika daerah tersebut dipenuhi dengan objek tak beraturan yang disebut asteroid. 94% asteroid yang telah ditemukan berasal dari daerah tersebut.

Perkiraan jumlah asteroid yang terletak pada daerah tersebut lebih dari 1 juta. Selain asteroid yang berada di sabuk asteroid, ada pula kelompok asteroid dengan orbit yang berbeda.


Ciri-Ciri Asteroid

Ada banyak karakteristik atau ciri-ciri dari sebuah asteroid, diantaranya seperti :

ㅤ       •Memiliki bentuk yang tidak beraturan,

ㅤ       •Memiliki permukaan berbatu dengan struktur seperti kawah,

ㅤ •Berada pada wilayah sabuk asteroid,

ㅤ •Memiliki suhu sekitar -73°C,

ㅤ •Tidak menghasilkan cahaya, dan

ㅤ •Berputar mengelilingi matahari dengan lintasan orbitnya berbentuk elips

Penamaan Asteroid

Pemberian nama pada asteroid yang baru ditemukan cukuplah sederhana, yaitu berdasarkan tahun penemuan, kemudian dilanjutkan dengan alfanumerik sesuai urutan penemuannya, contohnya Asteroid 2021 ND16

Sesudah diteliti lebih lanjut dan telah dikonfirmasikan karakteristiknya, barulah asteroid tersebut baru bisa diberi nama, bisa berupa kata, angka atau kombinasi keduanya

Macam-Macam Asteroid

Jika dibedakan berdasarkan bahan penyusunnya, asteroid dapat dipisahkan menjadi 3 macam, antara lain 

1.Asteroid Kelas C (Carbon)

Asteroid kelas C memiliki bahan penyusun utama berupa karbon, yang khas dengan warna gelap keabu-abuan dan merupakan jenis asteroid yang paling sering ditemukan

2. Asteroid Kelas S (Silicaceous)

Asteroid kelas S memiliki bahan penyusun utama berupa silikat, yang khas dengan warna kehijauan. Setidaknya 17% dari total asteroid yang sudah ditemukan temasuk kategori asteroid kelas S

3. Asteroid Kelas M (Metalik)

Asteroid Kelas M adalah jenis asteroid dengan unsur penyusun utama berupa besi dan nikel, dimana asteroid jenis ini biasanya berwarna kemerah-merahan

Contoh Asteroid

Di bawah ini adalah beberapa contoh asteroid ternama yang pernah ditemukan oleh para peneliti, diantaranya 

1. Ceres

Ceres adalah asteroid terbesar sekaligus yang pertama kali ditemukan. Giuseppe Piazzi menemukan Ceres pada tanggal 1 januari 1801, bahkan diklasifikasikan sebagai Dwarf Planet atau planet kerdil oleh Persatuan Astronomi Internasional

Ceres memiliki diameter sekitar 950 km dan terbentuk dari es dan mineral yang terhidrasi seperti karbonat. Ceres memiliki inti berbatu yang dilapisi mantel es yang diperkirakan memiliki mencapai 100 km

2. Pallas



Pallas adalah asteroid yang ditemukan setelah asteroid Ceres. Asteroid ini ditemukan oleh Heinrich Wilhelm Matthaus Olbers pada 28 Maret 1809. Pallas sendiri memiliki diameter sekitar 530 km, oleh sebab itu Pallas dikategorikan sebagai asteroid besa

3. Vesta

Vesta adalah asteroid terbesar ketiga di sabut asteroid setelah ceres dan pallas. Vesta memiliki diameter sekitar 530 km dan diperkirakan massanya 9% dari massa seluruh sabuk asteroid

Vesta juga ditemukan oleh Heinrich Wilhelm Matthaus Olbers, yaitu pada tanggal 29 Maret 1807. Penamaan Asteroid “Vesta” ini berasal dari nama dewi perawan dalam mitologi Romawi.

Sumber:https://www.saturadar.com/2021/01/Pengertian-Asteroid.html?m=1




Minggu, 24 April 2022

Sistem Tata Surya

 

Pengertian dari Sistem Tata Surya dan Sistem Penyusunnya

Pengertian dari Sistem Tata Surya dan Sistem Penyusunnya
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian dari sistem tata surya. Foto: Unsplash
Benda-benda langit termasuk planet Bumi berada dalam sistem tata surya yang berpusat pada matahari.
Sistem tata surya sendiri sudah ada sejak 5 miliar tahun lalu. Saat itu, tata surya masih berbentuk seperti piringan yang berisikan awan debu dan juga gas panas.
Menurut Modul Tata Surya karya Mochamad Erewin Maulana, M.Si, pembentukan tata surya sendiri terdiri dari berbagai macam teori. Beberapa teori yang terkenal, yakni teori nebula dan teori pasang surut.
Teori Nebula
Teori nebula merupakan teori yang mengungkapkan bahwa tata surya terbentuk melalui tiga tahap. Mulanya, matahari masih berbentuk kabut, kemudian kabut tersebut berputar dan berpindah dengan kuat, sehingga membentuk lingkaran yang kini disebut matahari.
Teori pasang surut
Teori pasang surut sering juga disebut sebagai Hipotesis Tidal James-Jeffreys. Teori ini muncul pada tahun 1707-an, disebutkan bahwa tata surya berasal dari materi matahari yang kemudian bertabrakan dan terlempar ke sebuah komet.
Hingga saat ini, belum ditemukan pasti mana teori yang menjadi acuan pembentukan tata surya. Sebab masih banyak teori-teori yang menyebutkan bagaimana tata surya itu terbentuk.

Pengertian dari Sistem Tata Surya

Pengertian dari Sistem Tata Surya dan Sistem Penyusunnya (1)
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian dari sistem tata surya. Foto: Unsplash
Mengutip Buku Kita dalam Tata Surya yang disusun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tata surya merupakan kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.
Objek-objek yang ada di tata surya, yakni delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/ katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.
Sebelum terbentuk objek yang lainnya, sistem tata surya terbagi menjadi matahari, empat planet bagian dalam, sabuk asteroid, empat planet bagian luar, dan di bagian terluar adalah sabuk Kuiper dan piringan tersebar. Namun, semakin bertambahnya tahun, sistem tata surya sudah memiliki banyak objek di dalamnya.

Sistem Penyusun Tata Surya

Pengertian dari Sistem Tata Surya dan Sistem Penyusunnya (2)
zoom-in-whitePerbesar
Sistem penyusun dari tata surya. Foto: Unsplash
Sebelumnya sudah disebutkan bahwa tata surya terdiri dari berbagai macam objek di dalamnya. Objek-objek tersebut bisa disebut juga sebagai sistem penyusun tata surya.
Lantas, apa saja sistem penyusun tata surya? Berikut penjelasan singkatnya.
  • Matahari adalah bintang terbesar yang ada di sistem tata surya. Karena massanya yang besar, ia menjadi pusat dari sistem tata surya.
  • Planet adalah benda langit yang mengelilingi matahari. Beberapa planet yang termasuk ke dalam sistem tata surya, yakni Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
  • Komet adalah benda langit yang juga mengorbit matahari seperti planet, tapi bentuknya lebih lonjong dan tidak bulat.
  • Asteroid adalah batuan kecil yang ada pad setiap planet, namun memiliki lintasan di antara planet Mars dan Jupiter.
  • Satelit adalah benda langit yang mengelilingi planet. Satelit biasanya terdiri dari dua macam, yakni satelit alami dan buatan. sumber:https://kumparan.com/kabar-harian/pengertian-dari-sistem-tata-surya-dan-sistem-penyusunnya-1wdSjPD4rCu/full

Minggu, 10 April 2022

Gempa Bumi

 

Macam-Macam Gempa Dilihat dari Intensitas, Episentrum, dan H

iposentrumnya

Macam-Macam Gempa Dilihat dari Intensitas, Episentrum, dan Hiposentrumnya
zoom-in-whitePerbesar
Gempa bumi adalah salah satu fenomena alam yang terjadi akibat aktivitas tektonisme dan vulkanisme. Foto: Pixabay.com
Gempa bumi umumnya dibagi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan jenisnya. Ada macam-macam gempa dilihat dari intensitasnya.


Selain dilihat dari intensitasnya, gempa bumi juga bisa diklasifikasikan

berdasarkan bentuk episentrum dan kedalaman hiposentrumnya.
Untuk mengetahui penjelasan dari masing-masing pengklasifikasian jenis-jenis gempa, simak penjelasan di bawah ini.

Pengertian Gempa

Dikutip dari modul pembelajaran Geografi Kelas XI: Mitigasi Bencana Alam yang ditulis oleh Fitri Sekar Lestari, gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, aktivitas gunung api atau runtuhan batuan.
Seisme atau gempa juga dapat diartikan sebagai sentakan asli pada kerak bumi sebagai gejala pengiring dari aktivitas tektonisme maupun vulkanisme. Adapun beberapa karakteristik atau ciri-ciri dari gempa bumi, yaitu:
  • Berlangsung dalam waktu yang sangat singkat.
  • Lokasi kejadian tertentu.
  • Akibatnya dapat menimbulkan bencana.
  • Berpotensi terulang kembali.
  • Belum dapat diprediksi.
  • Tidak dapat dicegah tetapi akibat yang ditimbulkan dapat dikurangi.

    Macam-Macam Gempa

Berikut beberapa jenis gempa bumi yang dibedakan berdasarkan kriteria tertentu, di antaranya:
1. Berdasarkan Intensitas Gempa
Macam-Macam Gempa Dilihat dari Intensitas, Episentrum, dan Hiposentrumnya (1)
zoom-in-whitePerbesar
Alat yang digunakan untuk mengukur intensitas besaran gempa adalah seismograf. Foto: Wikipedia.com
Mengutip dari buku Inti Materi IPA SMP/MTs kelas 7, 8, 9 yang disusun oleh Tim Maestro Genta, gempa bumi jika dilihat dari intensitasnya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
  • Makroseisme, yaitu jenis gempa yang dapat diketahui atau dirasakan tanpa memerlukan alat pengukur karena intensitasnya yang besar.
  • Mikroseisme adalah jenis gempa yang sulit dirasakan atau diidentifikasi dan memerlukan alat pengukur karena kecilnya intensitas dari aktivitas gempa tersebut.
2. Berdasarkan Bentuk Episentrum
Menurut Drs. Kustopo, M.Pd dalam dari buku Geografi Paket C Tingkatan V Modul Tema 4, terdapat dua jenis gempa yang dibedakan berdasarkan bentuk episentrumnya.

Episentrum sendiri adalah titik di permukaan bumi yang merupakan

refleksi tegak lurus dari hiposenter atau fokus gempa bumi. Berikut

beberapa jenis gempa yang dibedakan berdasarkan garis episentrum:
  • Gempa linear, yaitu gempa yang episentrumnya berbentuk garis. Gempa tektonik merupakan gempa linear. Salah satu akibat tektonisme adalah patahan.
  • Gempa sentral, yaitu gempa yang episentrumnya berupa titik. Gunung api pada erupsi sentral adalah sebuah titik letusan, demikian juga runtuhan retak bumi.
3. Berdasarkan Kedalaman Hiposentrum
Macam-Macam Gempa Dilihat dari Intensitas, Episentrum, dan Hiposentrumnya (2)
zoom-in-whitePerbesar
Gempa bumi dibedakan menjadi 3 jenis jika dilihat dari hiposentrumnya. Foto: Unsplash.com
Hiposentrum adalah istilah yang merujuk pada sumber gempa di kedalaman bumi tertentu. Jika dilihat dari kedalaman hiposentrum, gempa bumi dibedakan menjadi beberapa jenis, yakni:
  • Gempa dangkal adalah jenis gempa yang kedalaman hiposentrumnya kurang dari 100 km di bawah permukaan bumi.
  • Gempa menengah ialah jenis gempa memiliki kedalaman hiposentrum di antara 100-300 km di bawah permukaan bumi.
  • Gempa dalam adalah gempa yang kedalaman hiposentrumnya berada di angka 300-700 km di bawah permukaan bumi.
    sumber : https://kumparan.com/kabar-harian/macam-macam-gempa-dilihat-dari-intensitas-episentrum-dan-hiposentrumnya-1x0kULkFTeV/full