Kamis, 27 Januari 2022

Pengertian Lingkungan



Lingkungan hidup adalah seluruh faktor luar yang memengaruhi suatu organisme. Faktor-faktor ini dapat berupa organisme hidup (biotic factor) atau variabel-variabel yang tidak hidup (abiotic factor), dilansir dari buku Ilmu Lingkungan, Sarana Menuju Masyarakat Berkelanjutan oleh Agoes Soegianto.

Dari hal inilah kemudian terdapat dua komponen utama lingkungan, yaitu:

  1. Biotik: Makhluk (organisme) hidup; dan
  2. Abiotik: Energi, bahan kimia, dan lain-lain.

Pada hakikatnya keseimbangan alam (balance of nature) menyatakan bahwa bukan berarti ekosistem tidak berubah. Ekosistem itu sangat dinamis dan tidak statis. Komunitas tumbuhan dan hewan yang terdapat dalam beberapa ekosistem secara gradual selalu berubah karena adanya perubahan komponen lingkungan fisiknya.

Tumbuhan dan hewan dalam ekosistem juga berubah karena adanya kebakaran, banjir, erosi, gempa bumi, pencemaran, dan perubahan iklim. Walaupun ekosistem selalu berubah, ia mempunyai kemampuan untuk kembali pada keadaan semula selama perubahan itu tidak drastis.

Pengertian lingkungan hidup adalah lingkungan dalam pengertian yang luas, yang meliputi lingkungan fisik, kimia, maupun biologi (lingkungan hidup manusia, lingkungan hidup hewan dan lingkungan hidup tumbuhan). Lingkungan hidup juga memiliki makna yang berbeda dengan ekologi, ekosistem, dan daya dukung lingkungan.

Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Para Ahli

Menurut Munadjat Danusaputro, pengertian lingkungan hidup adalah semua benda dan daya serta kondisi, termasuk di dalamnya manusia dan tingkah-perbuatannya, yang terdapat dalam ruang di mana manusia berada dan mempengaruhi kelangsungan hidup serta kesejahteraan manusia dan jasad-jasad hidup lainnya.

Sementara itu, pengertian lingkungan hidup menurut Otto Soemarwoto diartikan sebagai ruang yang ditempati suatu makhluk hidup bersama dengan benda hidup dan tak hidup di dalamnya.

Jika disimak berbagai pengertian di atas, dapat dikatakan bahwa lingkungan memiliki cakupan yang sangat luas. Lebih jelas L.L. Bernard memberikan pembagian lingkungan ke dalam 4 (empat) bagian besar, dilansir dari buku Hukum Lingkungan Buku 11 oleh  St.Munadjat Danusaputra, yakni:

  1. Lingkungan fisik atau anorganik, yaitu lingkungan yang terdiri dari gaya kosmik dan fisiogeografis seperti tanah, udara, laut, radiasi, gaya tarik, ombak, dan sebagainya.
  2. Lingkungan biologi atau organik, segala sesuau yang bersifat biotis berupa mikroorganisme, parasit, hewan, tumbuhan, termasuk juga disini lingkungan prenatal, dan proses-proses biologi seperti reproduksi, pertumbuhan, dan sebagainya.
  3. Lingkungan sosial, dibagi dalam tiga bagian, yaitu:
    1. Lingkungan fisiososial yaitu meliputi kebudayaan materiil (alat), seperti peralatan senjata, mesin, gedung, dan lain-lain,
    2. Lingkungan biososial, yaitu manusia dan interaksinya terhadap sesamanya dan tumbuhan beserta hewan domestic dan semua bahan yang digunakan manusia yang berasal dari sumber organik, dan
    3. Lingkungan psikososial, yaitu yang berhubungan dengan tabiat batin manusia seperti sikap, pandangan, keinginan, dan keyakinan. Hal ini terlihat melalui kebiasaan, agama, ideologi, bahasa, dan lain-lain. 
  4. Lingkungan komposit, yaitu lingkungan yang diatur secara institusional, berupa lembaga-lembaga masyarakat, baik yang terdapat di daerah kota atau desa.

Rumusan tentang lingkungan hidup sebagaimana RM. Gatot P. Soemartono mengutip pendapat para pakar dalam bukunya  Mengenal Hukum Lingkungan Indonesia adalah bahwa “secara umum lingkungan diartikan sebagai segala benda, kondisi, keadaan dan pengaruh yang terdapat dalam ruangan yang kita tempati, dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia. Batas ruang lingkungan menurut pengertian ini bisa sangat luas, namun praktisnya dibatasi ruang lingkungan dengan faktor-faktor yang dapat dijangkau oleh manusia seperti faktor alam, faktor politik, faktor ekonomi, faktor sosial dan lain-lain”.

Pengertian Lingkungan Hidup Secara Yuridis

Secara yuridis, pengertian lingkungan hidup pertama kali dirumuskan dalam UU No. 4 Tahun 1982 (disingkat UULH-1982) tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang kemudian dirumuskan kembali dalam UU No. 23 Tahun 1997 (disingkat UUPLH-1997) tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan terakhir dalam UU No. 32 Tahun 2009 (disingkat UUPPLH-2009) tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Perbedaan mendasar pengertian lingkungan hidup menurut UUPLH-2009 dengan kedua undang-undang sebelumnya yaitu tidak hanya untuk menjaga kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain, tetapi juga kelangsungan alam itu sendiri. Jadi sifatnya tidak lagi antroposentris atau biosentris, melainkan telah mengarah pada ekosentris.

Berdasarkan pengertian dalam ketiga undang-undang tersebut, jelas bahwa lingkungan hidup terdiri atas dua unsur atau komponen, yaitu unsur atau komponen makhluk hidup (biotic) dan unsur atau komponen makhluk tak hidup (abiotic).

Di antara unsur-unsur tersebut terjalin suatu hubungan timbal balik, saling memengaruhi dan ada ketergantungan satu sama lain. Makhluk hidup akan memengaruhi lingkungannya, dan sebaliknya perubahan lingkungan akan memengaruhi pula kehidupan makhluk hidup.

sumber: https://www.merdeka.com/jatim/pengertian-lingkungan-hidup-adalah-ruang-semua-hal-hidup-berdampingan-wajib-tahu-kln.html

https://youtu.be/_B_Awz3Ci4o

Senin, 17 Januari 2022

Sistem Organ dan Organisme

 Kamu tahu kalau kumpulan jaringan yang melaksanakan fungsi dan tujuan tertentu akan membentuk “organ”. Contohnya, organ mata dan hidung yang ternyata mempunyai banyak bagian dan fungsi. Tapi, kamu tahu tidak kalau organ-organ ini dapat bekerja sama membentuk suatu sistem organ. Apa itu sistem organ?

Sistem organ adalah gabungan dari beberapa organ yang saling bekerjasama satu sama lain.

Tanpa adanya kerjasama antarorgan ini, tentu organ-organ di tubuh kita tidak akan terhubung dengan baik. Misalnya, jantung yang seharusnya memompa darah, tidak akan berhasil menyalurkan darah tersebut ke seluruh tubuh apabila tidak bekerja sama dengan organ pembuluh darah.

Salah satu contoh sistem organ yang terdapat pada manusia yaitu sistem pernapasan. Sistem pernapasan dibentuk atas kerjasama organ hidung, tenggorokan, laring, faring, trakea, dan paru-paru. Kalau kamu mengetahui organ-organ pencernaan seperti mulut, kerongkongan, usus, dan anus. Nah, mereka ini membentuk sistem organ yang bernama sistem pencernaan. Kebayang dong, kalau ada salah satu di antara organ ini yang rusak? Pasti sistem pencernaan tubuh kita tidak berjalan lancar.

Adapun sistem organ yang lain adalah sistem saraf, sistem ekskresi, sistem peredaran darah, sistem reproduksi, sistem hormon, sistem rangka, sistem otot.

Oya, sama seperti organ, sistem organ ini tidak hanya dimiliki oleh manusia saja, lho! Seluruh makhluk hidup tingkat tinggi yang mempunyai organ-organ di tubuhnya kemungkinan besar memiliki sistem organ.

Hayo, apa saja organ-organ penting yang ada di tumbuhan? Ya, betul. Ada daun, batang, dan akar.

Sama halnya dengan manusia, organ-organ di tumbuhan ini juga saling bekerja sama satu sama lain. Karena dalam fotosintesis membutuhkan daun sebagai “wadah”, serta batang yang digunakan sebagai “lorong” tempat menyalurkan hasil-hasil fotosintesis. Itu artinya, proses ini terjadi karena adanya sistem organ. Bahkan, pada tumbuhan, ada sisttem pengangkutan, sistem pelindung, sistem penyokong dan berbagai sistem lain.


Dalam tingkatan organisasi kehidupan, sistem-sistem organ ini pada akhirnya akan membentuk organisme. Berdasarkan biologi dan ekologi, organisme adalah tingkat organisasi kehidupan yang terakhir berupa kumpulan molekul-molekul yang saling memengaruhi sehingga berfungsi secara stabil dan memiliki sifat hidup. Apa itu contoh organisme: Ya kita, dong. Manusia. Makhluk-makluk hidup lain juga merupakan organisme.

Kalau kamu bingung, ini adalah 6 ciri umum dari organisme:

1) Memerlukan makanan

2) Bernapas

3) Bergerak

4) Tumbuh

5) Berkembang biak

6) Peka terhadap rangsang

Jadi, kalau sesuatu itu memiliki keenam ciri tersebut, dia dikatakan sebagai organisme.

Sumber: https://www.ruangguru.com/blog/apa-itu-sistem-organ-dan-organisme?hs_amp=true


Organ Organ pada hewan dan tumbuhan

Organ merupakan bagian yang dimiliki oleh makhluk hidup yang dapat digunakan sebagai alat untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Dalam organ tubuh makhluk hidup, terdapat jaringan-jaringan yang terdiri dari ribuan sel penyusun.

Hewan dan tumbuhan yang merupakan makhluk hidup tentunya memiliki organ di dalam tubuhnya. Lantas, apa saja organ-organ penyusun yang dimiliki oleh tumbuhan dan hewan?

Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.

Organ-Organ pada Hewan

Melansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Paket B Tingkatan III yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, organ merupakan kumpulan beberapa macam jaringan yang bekerja sama untuk melakukan tugas tertentu.

Secara umum, organ hewan dibagi menjadi dua kelompok, yakni:


1. Organ Dalam


Organ dalam adalah organ yang terletak pada bagian dalam tubuh dan ditutupi oleh otot-otot. Berikut beberapa organ yang tergolong menjadi organ dalam:

    •Hati merupakan organ untuk menawar racun yang terbentuk dalam tubuh.

    •Otak untuk mengatur dan mengkoordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.

    •Ginjal adalah organ eksersi yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin.

    •Lambung merupakan organ yang berfungsi sebagai salah satu alat pencernaan.

    •Jantung adalah organ yang memiliki fungsi untuk memompa darah supaya beredar ke seluruh tubuh.

    •Paru-paru berfungsi sebagai alat pernafasan. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan otot dan jaringan saraf.

    •Pankreas adalah merupakan bagian integral dari sistem pencernaan dan fungsi kepala pankreas adalah untuk mengeluarkan cairan pankreas dan insulin.

Contoh organ luar yang dimiliki hewan, adalah hidung, telinga, mata, dan mulut. Sumber: Unsplash.com

2. Organ Luar

Organ luar adalah organ yang dapat terlihat dan terletak di luar tubuh hewan. Berikut beberapa contoh organ luar, yakni:


Hidung untuk menghirup udara pernapasan, menyaring udara, menghangatkan udara pernapasan, juga berperan dalam resonansi suara.


Telinga berfungsi sebagai alat pendengaran dan keseimbangan tubuh.


Mulut memiliki fungsi untuk membantu hewan dalam melakukan aktivitas, berupa makan dan berbicara.


Mata berfungsi untuk melihat.


Organ-Organ pada Tumbuhan

Di dalam tumbuhan, ada banyak organ yang tersusun untuk menopang aktivitas kehidupan tumbuhan. Berikut beberapa organ tumbuhan beserta fungsinya:


1. Akar


Akar adalah organ tumbuhan yang berfungsi sebagai berikut:

•Pelekat tumbuhan pada media dan penopang tegaknya tubuh tumbuhan.

•Untuk menyerap air dan unsur hara.

•Alat pernapasan.

•Tempat menyimpan cadangan makanan.

•Alat perkembangbiakan vegetatif.


2. Batang

•Batang adalah salah satu organ tumbuhan yang memiliki fungsi:

•Memperluas tajuk tumbuhan dalam efisiensi menangkap cahaya matahari.

•Alat transportasi zat makanan dari akar ke daun dan hasil asimilasi dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.

•Alat perkembangbiakan vegetatif.

•Menegakkan tubuh tumbuhan.

•Menyimpan cadangan makanan.

Daun merupakan organ yang dimiliki tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis. Sumber: Unsplash.com

3. Daun


Daun memiliki sejumlah fungsi bagi tumbuhan, di antaranya:

•Tempat fotosintesis.

•Tempat menyimpan bahan makanan.

•Alat perkembangbiakan vegetatif (pada tumbuhan tertentu).

•Alat penguapan atau evaporasi.

•Tempat terjadinya transpirasi dan gutasi.

•Penyimpanan cadangan makanan.

•Transpirasi dan pertukaran gas.


4. Bunga


Bunga merupakan organ tumbuhan sebagai alat pembentuk sel kelamin atau alat reproduksi atau perkembangbiakan.


5. Buah dan Biji


Buah dan biji merupakan bagian dari tumbuhan yang menjadi hasil dari perkembangbiakan yang dilakukan oleh tumbuhan.


(SAI)

Sumber: https://m.kumparan.com/amp/kabar-harian/organ-organ-pada-hewan-dan-tumbuhan-beserta-fungsinya-1weRc3y4rMd

Rabu, 12 Januari 2022

Jaringan Tubuh pada Makhluk Hidup

 Setiap makhluk hidup memilik jaringan di dalam tubuh. Jaringan merupakan kumpulan sel yang mempunyai suatu bentuk dan struktur yang sama dengan fungsi yang berbeda. sel-sel hati akan membentuk jaringan hati, sel-sel jantung membentuk jaringan jantung, ataus sel-sel kulit membentuk jaringan kulit. Pada umumnya jaringan hewan dan manusia sama. Meski ada perbedaan tapi tidak mencolok. Baca juga: Manfaat Tumbuhan Jaringan pada manusia dan hewan Berikut beberapa jaringan pada makhluk hidup: Jaringan epitel Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan organ seperti permukaan kulit yang berfungsi untuk melindungi bagian dalam dari organ yang dilapisisinya. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Fungsi jaringan epitel untuk absorpsi, sekresi, ekskresi, transportasi, proteksi dan menerima rangsang. Dilansir Encyclopaedia Britannica (2015), lapisan sel terikat satu sama lain untuk membentuk lembaran kontinu yang menutupi permukaan yang mungkin bersentuhan dengan zat asing. Epitel mungkin bersifat melindungi, menyerap, atau mengeluarkan. Itu dapat menghasilkan pertumbuhan khusus dan memproduksi bahan kimia. Macam-macam jaringan epitel Ada beberapa macam jaringan epitel, yakni: Epitel selapis pipih terdapat pada dinding pembuluh darah dan alveolus. Epitel selapis kubus terdapat pada ovarium dan kelenjar tiroid Epitel selapis silindris terdapat pada lambung dan usus Epitel batang bersilia terdapat pada dinding rongga hidung Epitel selapis semu terdapat pada trakea Epitel berlapis kubus terdapat pada saluran keluar kelenjar. Baca juga: Organ Utama Tumbuhan Jaringan pengikat Jaringan pengikat memiliki fungsi untuk mengikat jaringan dan organ tubuh. Contohnya seperti pada jaringan darah. Jaringan pengikat mencakup berbagai struktur, seperti tendon yang melekatkan otot rangka ke tulang, darah yang mengangkut bahan dari satu bagian tubuh ke bagian lain. Jaringan saraf Jaringan saraf adalah jaringan yang berfungsi untuk mengatur aktivitas otot dan organ. Selain itu menerima dan meneruskan rangsangan. Jaringan penyokong Jaringan penyokong terdiri dari jaringan tulang rawan dan berfungsi untuk memberi bentuk tubuh. Selain itu untuk menguatkan bentuk tubuh. Jaringan pada tumbuhan Jaringan pada tumbuhan, berbeda dengan jaringan manusia dan jaringan. Pada jaringan tumbuhan terdiri dari jaringan meristematik dan jaringan permanen. Baca juga: Tumbuhan Monokotil dan Dikotil: Ciri, Contoh dan Perbedaannya Berikuat penjelasannya: Jaringan meristematik Dikutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), jaringan meristematik terdiri dari sel-sel meristem. Sel-sel meristem selalu aktif membelah. Pada jaringan tersebut dapat ditemukan titik-titik tumbuh di ujung batang dan akar, itu disebut meristem pucuk. Jaringan meristem terdapat di bawah kulit kayu sebagai kambium gabus atau kambium pembuluh yang disebut meristem tepi atau lateral. Sementara jaringan meristem yang ada di tepi ruas atau buku atau di pangkal tangkai daun disebut meristem interkalar. Jaringan permanen Pada jaringan permanen dikategorikan menjadi tiga kelompok utama, yaitu epidermis jaringan pelindung, jaringan pengangkut menyusun xilem dan floem, dan jaringan dasar yang mencakup parenkim, kolenkim, dan sklerenkim. Baca juga: Tumbuhan Parasit: Arti, Dampak dan Jenisnya Epidermis akan melindungi bagian dalam organ. Sehingga tidak bersentuhan langsung dengan pengaruh keadaan di luar organ. Epidermis juga dapat dilindungi oleh lapisan tipis di bagian luar. Jaringan pengangkut dimiliki pada tumbuhan berpembuluh. Tumbuhan biji terbuka memiliki jaringan, serabut trakeida, dan parenkim kayu sebagai penyusun xilem. Tumbuhan biji tertutup memiliki tambahan jaringan trakea selain jaringan yang dimiliki Gymnospermae. Floem atau pembuluh tapis tersusun dari jaringan buluh tapis dan sel-sel pengiring.

Setiap makhluk hidup memilik jaringan di dalam tubuh. Jaringan merupakan kumpulan sel yang mempunyai suatu bentuk dan struktur yang sama dengan fungsi yang berbeda. sel-sel hati akan membentuk jaringan hati, sel-sel jantung membentuk jaringan jantung, ataus sel-sel kulit membentuk jaringan kulit. Pada umumnya jaringan hewan dan manusia sama. Meski ada perbedaan tapi tidak mencolok. Baca juga: Manfaat Tumbuhan Jaringan pada manusia dan hewan Berikut beberapa jaringan pada makhluk hidup: Jaringan epitel Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan organ seperti permukaan kulit yang berfungsi untuk melindungi bagian dalam dari organ yang dilapisisinya. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Fungsi jaringan epitel untuk absorpsi, sekresi, ekskresi, transportasi, proteksi dan menerima rangsang. Dilansir Encyclopaedia Britannica (2015), lapisan sel terikat satu sama lain untuk membentuk lembaran kontinu yang menutupi permukaan yang mungkin bersentuhan dengan zat asing. Epitel mungkin bersifat melindungi, menyerap, atau mengeluarkan. Itu dapat menghasilkan pertumbuhan khusus dan memproduksi bahan kimia. Macam-macam jaringan epitel Ada beberapa macam jaringan epitel, yakni: Epitel selapis pipih terdapat pada dinding pembuluh darah dan alveolus. Epitel selapis kubus terdapat pada ovarium dan kelenjar tiroid Epitel selapis silindris terdapat pada lambung dan usus Epitel batang bersilia terdapat pada dinding rongga hidung Epitel selapis semu terdapat pada trakea Epitel berlapis kubus terdapat pada saluran keluar kelenjar. Baca juga: Organ Utama Tumbuhan Jaringan pengikat Jaringan pengikat memiliki fungsi untuk mengikat jaringan dan organ tubuh. Contohnya seperti pada jaringan darah. Jaringan pengikat mencakup berbagai struktur, seperti tendon yang melekatkan otot rangka ke tulang, darah yang mengangkut bahan dari satu bagian tubuh ke bagian lain. Jaringan saraf Jaringan saraf adalah jaringan yang berfungsi untuk mengatur aktivitas otot dan organ. Selain itu menerima dan meneruskan rangsangan. Jaringan penyokong Jaringan penyokong terdiri dari jaringan tulang rawan dan berfungsi untuk memberi bentuk tubuh. Selain itu untuk menguatkan bentuk tubuh. Jaringan pada tumbuhan Jaringan pada tumbuhan, berbeda dengan jaringan manusia dan jaringan. Pada jaringan tumbuhan terdiri dari jaringan meristematik dan jaringan permanen. Baca juga: Tumbuhan Monokotil dan Dikotil: Ciri, Contoh dan Perbedaannya Berikuat penjelasannya: Jaringan meristematik Dikutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), jaringan meristematik terdiri dari sel-sel meristem. Sel-sel meristem selalu aktif membelah. Pada jaringan tersebut dapat ditemukan titik-titik tumbuh di ujung batang dan akar, itu disebut meristem pucuk. Jaringan meristem terdapat di bawah kulit kayu sebagai kambium gabus atau kambium pembuluh yang disebut meristem tepi atau lateral. Sementara jaringan meristem yang ada di tepi ruas atau buku atau di pangkal tangkai daun disebut meristem interkalar. Jaringan permanen Pada jaringan permanen dikategorikan menjadi tiga kelompok utama, yaitu epidermis jaringan pelindung, jaringan pengangkut menyusun xilem dan floem, dan jaringan dasar yang mencakup parenkim, kolenkim, dan sklerenkim. Baca juga: Tumbuhan Parasit: Arti, Dampak dan Jenisnya Epidermis akan melindungi bagian dalam organ. Sehingga tidak bersentuhan langsung dengan pengaruh keadaan di luar organ. Epidermis juga dapat dilindungi oleh lapisan tipis di bagian luar. Jaringan pengangkut dimiliki pada tumbuhan berpembuluh. Tumbuhan biji terbuka memiliki jaringan, serabut trakeida, dan parenkim kayu sebagai penyusun xilem. Tumbuhan biji tertutup memiliki tambahan jaringan trakea selain jaringan yang dimiliki Gymnospermae. Floem atau pembuluh tapis tersusun dari jaringan buluh tapis dan sel-sel pengiring.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jaringan Tubuh pada Makhluk Hidup", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/20/130000069/jaringan-tubuh-pada-makhluk-hidup?page=all.
Penulis : Ari Welianto
Editor : Ari Welianto
sumber:https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/20/130000069/jaringan-tubuh-pada-makhluk-hidup?page=all#:~:text=Jaringan%20merupakan%20kumpulan%20sel%20yang,sel%20kulit%20membentuk%20jaringan%20kulit.

Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan

 

Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan
zoom-in-whitePerbesar
Sel sebagai unit struktural dan fungsional kehidupan. Foto: Pixabay
Sel adalah unit terkecil yang ada dalam jaringan makhluk hidup. Meskipun kecil, sel dapat menyusun tubuh makhluk hidup, sehingga dapat menciptakan pengorganisasian yang sistematis.
Sel sebagai unit struktural dan fungsional kehidupan. Artinya, sebagai unit struktural setiap makhluk hidup tersusun dari sel-sel. Sementara sebagai fungsional berarti semua fungsi-fungsi kehidupan berlangsung di dalam sel.

Bentuk Utama Sel

Setiap sel memiliki ciri utama tertentu dan menggunakan DNA sebagai informasi genetiknya. Sel dapat dibagi menjadi dua bentuk utama. Mengutip dari Modul Ajar Biologi Sel dan Peranannya dalam Kehidupan oleh Rahmadina, berikut adalah dua bentuk utama sel.
Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan (1)
zoom-in-whitePerbesar
Sel memiliki dua bentuk utama, yaitu sel prokariotik dan sel eukariot. Foto: Pixabay
1. Sel Prokariotik
Sel prokariotik, merupakan bentuk kehidupan yang terkecil dan memiliki metabolisme paling bervariasi. Istilah prokariotik sendiri memiliki arti “sebelum nukleus” yaitu suatu organisme bersel satu tanpa adanya nukleus.
Hal ini membuktikan bahwa sel prokariotik ini terlebih dahulu ada dibandingkan sel eukariotik. Sel prokariotik memiliki tiga komponen dasar, di antaranya adalah plasmalemma, ribosom, dan nukleoid.
Beberapa sel prokariotik tidak memiliki kapsul yang menyelubungi dinding sel, kecuali prokariot yang dapat berfotosintesis. Sel prokariot juga dapat mengabsorbsi bahan organik untuk pertumbuhannya.
2. Sel Eukariot
Sel eukariot adalah sel yang memiliki inti atau nukleus (karion) yang dikelilingi oleh membran, sehingga sel eukariotik memiliki dua membran yaitu membran sitoplasma dan membran inti (membran nukleus).
Sel eukariotik memulai kehidupannya dengan sebuah nukleus yang dikelilingi oleh berbagai macam organel yang memiliki struktur, serta fungsi tertentu dan terbungkus dalam sebuah membran. Karena itu, bentuknya kokoh dan tersusun dengan teratur.
Secara umum, sel eukariotik ini merupakan hasil evolusi secara fisik dan biologis yang terjadi berjuta tahun yang lalu, di mana sel ini terbentuk dari sekelompok organisme anaerobik dan organisme aerobik yang berhubungan secara simbiosisKemudian sel tersebut dapat hidup bersama, dan hidup saling ketergantungan satu dengan yang lainnya sehingga terbentuklah sel eukariotik.
Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan (2)
zoom-in-whitePerbesar
Bagian-bagian sel, mulai dari membran hingga vakuola. Foto: Pixabay

Bagian-Bagian Sel

Berikut adalah bagian-bagian sel, baik sel tumbuhan atau sel hewan, yang dikutip dalam modul Bab 8 IPA SMP Kelas VII Organisasi Kehidupan dan Keanekaragaman Makhluk Hidup terbitan Yudhistira.
  • Membran sel, yaitu membran yang berfungsi melindungi isi sel dan tempat keluar masuknya bahan yang ada di dalam sel
  • Dinding sel, merupakan dinding sel yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan, bersifat kaku dan kekakuan tersebut memberi bentuk pada sel.
  • Kloroplas, adalah organel yang hanya dapat ditemukan pada sel tumbuhan. Di dalam kloroplas terdapat klorofil
  • Sitoplasma, berbentuk gel yang kental dan terdapat dalam semua organel
  • Mitokondria, merupakan tempat pembangkit energi untuk keperluan sel. Sel yang aktif biasanya lebih banyak memiliki mitokondria
  • Membran inti, merupakan bagian yang melindungi inti, dan tempat lalu lintas bahan inti
  • Inti, yang berfungsi mengontrol semua kegiatan sel
  • Vakuola, adalah tempat untuk menyimpan makanan dan zat-zat kimia lainnya sumber: https://kumparan.com/kabar-harian/sel-sebagai-unit-struktural-dan-fungsional-kehidupan-1wcf0K9YVMW/full
  • zoom-in-white

Rabu, 05 Januari 2022

My hobby

 Hobi ku adalah menggambar, baca komik, dan baca novel~ menggambar itu seruu kita bisa menggambar sesuai imajinasi yang kita pikirkan. Kalau baca komik, itu juga seru sekali! Gambar komiknya bagus bagus, kadang ada gambar komik yg sangat masterpiece, sangat memanjakan mataෆ╹ .̮ ╹ෆ apalagi klo ada karakter komik yang ganteng sama tjakep, beuhhh...mesti langsung dijadiin waifu/husbu. Baca novel juga ga kalah serunya, walau karakter nya hanya tulisan, tapi kita bisa membayangkan karakternya bagaimana sesuai imajinasi kita~(灬º‿º灬)


Pengalaman membuat blog pertama kali

 Hari ini, Kamis tanggal 6 januari tahun 2022. kami membuat blog pertama kali di ruang lab komputer di sekolah kami, SMPN 1 Wonosari. Sangat mengasyikkan sekali membuat blog, banyak pengalaman baru yang kita dapat saat membuat blog\(^o^)/